Kabinet terintegrasi penyimpanan energi 100 kW/232 kWh
MOQ:1
- Ikhtisar
- Produk yang Direkomendasikan
Di jantung dari ESS1-100kW/232kWh terletak pada kapabilitas keluaran dayanya, yang disesuaikan untuk memenuhi baik kebutuhan energi stabil maupun puncak. Sistem ini memiliki daya keluaran nominal sebesar 100 kW, yang identik dengan daya keluaran maksimumnya—hal ini memastikan kinerja yang konsisten bahkan selama operasi beban tinggi, sehingga menghilangkan risiko penurunan daya ketika sistem dipaksakan hingga batas operasionalnya. Dengan demikian, sistem ini menjadi pilihan ideal untuk aplikasi seperti pemotongan beban puncak (peak shaving), pasokan daya cadangan, dan integrasi energi terbarukan, di mana penyediaan daya yang andal merupakan suatu keharusan.
Dalam hal kompatibilitas dengan jaringan listrik, ESS1-100kW/232kWh dioptimalkan agar dapat terintegrasi secara mulus dengan jaringan listrik standar. Sistem ini beroperasi pada tegangan jaringan terukur 3W+N+PE 380 V, dengan toleransi ±10%—fleksibilitas ini memungkinkannya beradaptasi terhadap fluktuasi kecil pada tegangan jaringan, yang merupakan kejadian umum baik di lingkungan perkotaan maupun industri, tanpa mengorbankan kinerja maupun keselamatan. Sistem ini juga dirancang untuk frekuensi jaringan terukur 50 Hz (rentang ±5 Hz), dengan toleransi variasi frekuensi sebesar ±2 Hz, memastikan sinkronisasi stabil dengan jaringan listrik dan meminimalkan risiko terputusnya koneksi akibat penyimpangan frekuensi. Selain itu, komponen arus searah (DC) dibatasi hingga <0,5%N, yang melindungi peralatan jaringan listrik dari kerusakan akibat arus searah berlebih serta menjamin kepatuhan terhadap peraturan koneksi ke jaringan listrik.
Sistem Penyimpanan Energi ESS1-100kW/232kWh | |
|
|
Parameter |
ESS1-100kW/232kWh |
Daya Keluaran Terukur |
100 kW |
Daya Output Maksimum |
110kW |
Tegangan Jaringan Terukur |
3V+N+PE 380V |
Rentang tegangan jaringan |
±10% |
Frekuensi Jaringan Terukur |
50±5Hz |
Rentang frekuensi grid |
±2Hz |
Komponen DC |
<0,5%N |
Kapasitas Overload |
1.1 |
Jenis sel |
litium Ferro Fosfat 280Ah |
Kapasitas Satu Paket Baterai |
46,59kWh |
Jumlah Paket Baterai |
5 |
Kelembaban Relatif (Tanpa Pengembunan) |
0-95% |
Metode Pendinginan |
Pendinginan Cair |
Kapasitas sistem baterai |
232 kWh |
Durasi Operasi |
2H |
Usia siklus baterai |
≥6000 Siklus |
Efisiensi maksimum PCS |
98.20% |
Perlindungan Lonjakan |
DC Level 2 / AC Level 2 |
Dimensi (Lebar × Tinggi × Kedalaman, mm) |
1000×2200×1350 mm |
Berat |
2700KG |
Metode isolasi |
Tanpa Transformator dan Isolasi |
Perangkat Peralihan Terhubung Jaringan/Listrik Mandiri |
Opsional |
Tingkat perlindungan |
IP55 |
Rentang suhu operasi |
-25°C ~ 60°C |
Antarmuka komunikasi |
RS485/LAN |
Protokol Komunikasi |
Modbus |


Subsistem baterai merupakan pembeda utama dari E SS1-100kW/232kWh, b erbasis sel baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 280 Ah berkualitas tinggi—salah satu kimia baterai paling andal dan aman yang tersedia saat ini. Sel LFP dikenal karena umur siklusnya yang panjang, stabilitas termalnya yang tinggi, serta ketahanannya terhadap runaway termal, sehingga sangat ideal untuk aplikasi penyimpanan energi skala besar. Sistem ini terdiri dari 5 paket baterai (PACK) individual, masing-masing berkapasitas 46,59 kWh, sehingga total kapasitas sistem mencapai 232 kWh. Desain modular ini tidak hanya menyederhanakan pemasangan dan perawatan, tetapi juga meningkatkan skalabilitas—pengguna dapat dengan mudah memperluas kapasitas penyimpanan energi mereka dengan menambahkan PACK tambahan jika diperlukan. Sistem baterai ini dapat beroperasi dalam kisaran kelembapan relatif sebesar 0–95%(tanpa kondensasi), sehingga cocok digunakan di lingkungan lembap tanpa memerlukan peralatan pengendali kelembapan tambahan.
Manajemen termal sangat penting untuk memaksimalkan masa pakai dan kinerja baterai, dan ESS1-100kW/232kWh mengatasi hal ini dengan sistem pendinginan cair. Berbeda dengan pendinginan udara, pendinginan cair memberikan distribusi suhu yang seragam di seluruh sel baterai, mencegah titik panas yang dapat mempercepat degradasi baterai dan mengurangi umur siklus. Sistem pendinginan canggih ini memastikan baterai beroperasi dalam kisaran suhu optimalnya, bahkan selama penggunaan berkepanjangan (sistem mendukung waktu operasi kontinu selama 2 jam pada beban penuh), serta berkontribusi terhadap masa pakai baterai yang mengesankan ≥6000 siklus pengisian-pengosongan—jauh melampaui masa pakai banyak sistem pesaing. Sebagai perbandingan, 6000 siklus setara dengan lebih dari 15 tahun operasi andal dalam aplikasi tipikal (dengan asumsi 1 siklus per hari), sehingga ESS1-100kW/232kWh menjadi investasi jangka panjang yang hemat biaya.
Sistem Konversi Daya (PCS) dari ESS1-100kW/232kWh mencapai efisiensi maksimum sebesar 98,2%, yang berarti kehilangan energi minimal selama konversi antara daya DC (baterai) dan daya AC (jaringan listrik). Efisiensi PCS yang tinggi tidak hanya mengurangi biaya operasional dengan meminimalkan pemborosan energi, tetapi juga menurunkan pembangkitan panas, sehingga semakin meningkatkan keandalan keseluruhan sistem. Keselamatan juga menjadi prioritas utama: sistem ini dilengkapi perlindungan lonjakan dua tingkat untuk sisi DC dan AC, yang melindunginya dari lonjakan tegangan akibat petir atau gangguan jaringan, serta menggunakan isolasi tanpa transformator—desain ini mengurangi berat dan kebutuhan ruang tanpa mengorbankan keselamatan kelistrikan maupun kepatuhan terhadap standar internasional.


Dalam hal spesifikasi fisik, ESS1-100kW/232kWh memiliki dimensi kompak sebesar 1 000 mm (panjang) × 2200 mm (lebar) × 1380 mm (kedalaman), sehingga cocok dipasang di ruang terbatas seperti gudang industri, ruang bawah tanah komersial, atau gardu listrik. Berat sistem ini adalah 2700 kg, yang menyeimbangkan stabilitas struktural dengan kemudahan transportasi dan pemasangan. Sistem ini memiliki tingkat proteksi IP55, artinya tahan debu dan terlindung dari semburan air dari segala arah—hal ini menjadikannya cocok untuk pemasangan di dalam ruangan maupun semi-terbuka, bahkan dalam kondisi lingkungan yang keras. Kisaran suhu operasionalnya antara -25℃ hingga 60℃ semakin memperluas cakupan penerapannya, sehingga sistem ini mampu beroperasi andal di iklim dingin (misalnya wilayah utara) maupun di lingkungan panas dan kering (misalnya kawasan gurun).
Untuk konektivitas dan pemantauan, sistem ini dilengkapi dengan ESS1-100kW/232kWh dilengkapi dengan RS485 dan port komunikasi LAN, yang mendukung protokol komunikasi Modbus yang secara luas diadopsi. Modbus merupakan protokol standar dalam otomasi industri, memungkinkan integrasi tanpa hambatan dengan sistem manajemen gedung (BMS), perangkat lunak manajemen energi, serta sistem kendali jaringan listrik. Hal ini memungkinkan pengguna memantau parameter kunci dari jarak jauh (misalnya, tingkat pengisian baterai, suhu, dan daya keluaran), melakukan diagnosis, serta menyesuaikan pengaturan secara real time—sehingga memaksimalkan efisiensi operasional dan meminimalkan waktu henti. Selain itu, sistem ini menawarkan perangkat opsional untuk menghubungkan/memutuskan sambungan ke jaringan listrik, memberikan fleksibilitas kepada pengguna dalam cara mengintegrasikan sistem ke jaringan listrik (misalnya, untuk operasi terisolasi selama gangguan jaringan listrik).
Secara keseluruhan, E SS1-100kW/232kWh sistem penyimpanan energi adalah solusi holistik yang unggul dalam hal kinerja, keandalan, dan fleksibilitas. Kombinasi output daya tinggi, masa pakai baterai panjang, manajemen termal yang efisien, fitur keamanan yang andal, serta konektivitas yang fleksibel menjadikannya cocok untuk berbagai aplikasi, antara lain manajemen beban puncak industri, pasokan daya cadangan komersial, integrasi energi terbarukan (surya/angin), serta stabilisasi jaringan berskala utilitas. Baik digunakan untuk menekan biaya energi, meningkatkan ketahanan jaringan listrik, maupun mendukung transisi menuju energi terbarukan, ESS1-100kW/232kWh memberikan kinerja konsisten dan berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan dinamis sistem energi modern.